BerandaNewsReview The Witcher 3: Wild Hunt — RPG Open World yang Standarnya Belum Ada yang Nyusul
News
auto
review
rpg
katalog

Review The Witcher 3: Wild Hunt — RPG Open World yang Standarnya Belum Ada yang Nyusul

Tim Playfast·13/08/2026·9

Review The Witcher 3: Wild Hunt — RPG Open World yang Standarnya Belum Ada yang Nyusul

Kalau ada satu game yang bikin gue nyesel nunda-nunda, itu The Witcher 3: Wild Hunt. RPG open world dari CD Projekt Red ini umurnya udah 11 tahun, tapi masih jadi tolok ukur genre-nya — dan sekarang di Playfast harganya cuma Rp9.500. Buat yang belum pernah nyicip, sekarang momennya pas.

Sekilas

The Witcher 3: Wild Hunt adalah action RPG open world yang rilis 18 Mei 2015 (data katalog Playfast) — game ketiga dari seri The Witcher, diangkat dari novel karya Andrzej Sapkowski. Genrenya RPG. Di Playfast per 12 Agustus 2026 harganya Rp9.500, sementara harga normal Steam-nya Rp679.830. Gimana nggak ngiler, coba.

Gameplay-nya gimana

Kamu main sebagai Geralt of Rivia, witcher — pemburu monster bayaran — yang lagi nyari anak angkatnya, Ciri, sebelum Wild Hunt nemuin dia duluan. Inti mainnya: dua pedang (baja buat manusia, perak buat monster), lima tanda sihir kayak Igni (api) dan Quen (perisai), plus bom sama crossbow. Ada tiga ending yang ditentuin dari pilihanmu di sepanjang cerita, jadi tiap keputusan kerasa punya bobot.

Para kritikus sampai sekarang masih memuji game ini. PC Gamer nyebutnya action RPG yang besar, indah, penuh cerita yang kaya, dengan nuansa kelam yang menekan — dan mereka ngingetin combat-nya simpel buat dipelajari tapi nggak segan ngasih pelajaran kalau kamu asal teken. Eurogamer setuju: mekaniknya rapi dan seimbang, walau bukan yang paling halus di kelas action murni, dan ekonomi game-nya dirancang bikin kamu hidup kayak petualang beneran — kantong sering tipis, tiap sen berasa. Wikipedia mencatat game ini dapet pujian luas buat gameplay, narasi, desain dunia, sampai visualnya, dan ngumpulin lebih dari 200 penghargaan game of the year di zamannya.

Gue sendiri baru beneran nyemplung beberapa tahun setelah rilis, dan yang bikin gue betah bukan combat-nya — tapi dunianya. Desa sekecil apa pun di Velen punya cerita yang bikin merinding, dan quest sampingan di sini kualitasnya setara quest utama. Gue inget banget satu momen: gue cuma mau ngambil kontrak monster receh, eh malah kejebak di kisah yang bikin gue mikirin pilihan gue semalaman.

Yang bikin seru

  • Quest sampingan yang nggak ada matinya. Hampir semua side quest punya cerita, dilemma moral, dan ending sendiri. Ini yang bikin The Witcher 3 beda dari RPG open world lain.
  • Pilihan yang beneran ngefek. Keputusan kecil di awal bisa balik lagi di jam ke-80, dan tiga ending-nya bikin kamu pengen ngulik save lama.
  • Konten segila ini di harga segini. 100+ jam main, plus dua expansion — Hearts of Stone dan Blood and Wine — yang sama-sama dapet pujian kritikus, bahkan disebut perpisahan yang pas buat seri ini.

Yang kurang

Catatan jujur: combat-nya bukan yang terdalam. Eurogamer nempatin levelnya di bawah action RPG murni kayak Bloodborne — dan gue setuju. Lawan bos lebih sering nuntut kesabaran dan ngatur jarak daripada refleks, dan bagian investigasi pake Witcher Sense kadang berasa kayak jalan ke titik kuning doang. Terus, quest utama di tengah bisa ngaret: pola "kejar A, disuruh cari B, C, D" sempet bikin gue nunda main berhari-hari. Ada juga isu teknis kecil yang dicatat kritikus di rilis awal, walau update Next-Gen 2022 udah benerin banyak hal.

Grafis & audio

Buat game 2015, grafisnya masih berdiri tegak — apalagi setelah versi Next-Gen yang rilis 2022 ikut ngangkat versi PC-nya. Sawah-sawah Velen, tebing Skellige, sama rawa yang lembap masih enak dipandang, walau animasi wajah beberapa karakter masih keliatan kaku. Musiknya, yang digarap Marcin Przybyłowicz bareng orkestra, sampai sekarang masih gue putar di luar game — lagu-lagu Skellige itu magis.

Galeri screenshot

Geralt menjelajah dunia terbuka

Pertarungan ala witcher

Suasana khas Northern Realms

Nonton gameplay-nya

Buat yang masih ragu kayak apa rasanya main, tonton gameplay resminya di sini — 35 menit dari channel The Witcher — sebelum mutusin.

Verdict

Layak banget. The Witcher 3 bukan cuma nostalgia: buat yang belum pernah main, ini salah satu RPG yang wajib dicicip setidaknya sekali seumur hidup, dan buat yang udah main, replay di harga segini nggak ada ruginya. Per 12 Agustus 2026, di Playfast cuma Rp9.500, sementara harga normal Steam-nya Rp679.830 — hemat Rp670.330. Hitung-hitungannya: harga normal dikurang harga Playfast, sisanya bisa kamu pakai buat game lain. Cek The Witcher 3: Wild Hunt di Playfast sekarang.

The Witcher 3: Wild Hunt
GAME TERKAIT
The Witcher 3: Wild Hunt

Rp 50.000

Main 700+ game Steam tanpa beli satu-satu

Kode Steam Guard otomatis 24/7 — bayar, login, langsung main.

© 2026 Playfast — Akses Game Steam Indonesia