BerandaNewsReview Little Nightmares III: Atmosfer Mimpi Buruknya Juara, Tapi Formulanya Diulang
News
auto
review
adventure
katalog

Review Little Nightmares III: Atmosfer Mimpi Buruknya Juara, Tapi Formulanya Diulang

Tim Playfast·15/08/2026·10

Review Little Nightmares III: Atmosfer Mimpi Buruknya Juara, Tapi Formulanya Diulang

Little Nightmares III itu kayak mimpi buruk yang pernah kamu mimpikan sebelumnya: tetap mencekam, tetap indah dengan caranya yang gelap, tapi sayangnya nggak banyak hal baru di dalamnya. Buat yang penasaran sama petualangan horor dua bocah di dunia The Nowhere — apalagi yang mau main bareng teman secara online — game ini tetap layak dicoba. Apalagi di Playfast harganya cuma Rp50.000.

Sekilas

Little Nightmares III adalah game adventure bergaya puzzle-platformer horor garapan Supermassive Games, studio di balik Until Dawn, dan diterbitkan Bandai Namco. Ini seri ketiga setelah Little Nightmares (2017) dan Little Nightmares II (2021) yang dulu digarap Tarsier Studios — jadi ini kali pertama waralaba ini dipegang developer baru. Rilis 9 Oktober 2025, dan per 13 Agustus 2026 di Playfast dibanderol Rp50.000, jauh dari harga normalnya Rp679.830.

Gameplay-nya gimana

Di game ini kamu memerankan Low yang andal dengan busur panah atau Alone yang membawa kunci inggris raksasa — dua sahabat yang nyasar di The Nowhere dan harus kerja sama buat kabur. Kamu bisa main solo ditemani partner AI, atau online co-op bareng teman beneran. Inti permainannya campuran stealth pelan-pelan, teka-teki lingkungan, dan sesekali adegan kejar-kejaran yang bikin jantung copot.

Para kritikus cukup terbelah soal hasilnya. IGN menyebutnya sebagai "retread" yang kurang inovatif: teka-tekinya terlalu gampang kebaca, mode co-op-nya nggak banyak mengubah formula, dan durasinya cuma sekitar lima jam. Eurogamer sedikit lebih hangat — menurut mereka Supermassive memang main aman dan banyak "frustrasi lama" yang diulang, tapi kesenian visualnya tetap memukau, plus ada titik naik yang seru di pertengahan game. Di Metacritic, Little Nightmares III duduk di kategori "mixed or average" dengan sekitar separuh ulasan kritikus positif.

Menurut gue pribadi, kritik itu nggak meleset. Pas main solo, ritme "sembunyi-lari-geser kotak" mulai kerasa kayak kerjaan rumah menjelang chapter ketiga. Tapi begitu gue coba co-op bareng teman, kekurangan itu mendadak kebayar: momen panik sambil teriak-teriak nyuruh partner "kiri! kiri! diem dulu!" adalah pengalaman yang nggak bisa digantikan AI. Jadi seberapa kamu bakal suka game ini sangat bergantung ke satu pertanyaan: main sendirian atau bareng?

Yang bikin seru

  1. Atmosfer dan art direction-nya juara. Empat chapter — Necropolis, Candy Factory, Carnavale, dan The Institute — masing-masing punya kepribadian kuat. Carnavale, sirkus yang penuh pengunjung mengerikan, jadi highlight buat gue: framing-nya terasa kayak film Tim Burton yang lagi mimpi buruk.
  2. Ikatan Low dan Alone. Ceritanya disampaikan nyaris tanpa dialog, tapi bahasa tubuh mereka — cara Alone mengulurkan tangan setelah lewat ventilasi, cara Low nungguin temannya — lebih manis dari kebanyakan game yang ngomong sepanjang waktu.
  3. Momen-momen set-piece. Boneka kayu yang nyerang di Carnavale, raksasa bayi yang menjaga Necropolis — beberapa momen beneran bikin gue ngatur napas.

Yang kurang

Catatan jujur: formula seri ini mulai kerasa diulang. Stealth yang stop-start, teka-teki yang solusinya kebaca dari jauh, dan jebakan yang mirip-mirip sama dua seri sebelumnya — kalau kamu veteran Little Nightmares, banyak bagian bakal terasa déjà vu. Partner AI juga kadang bertingkah aneh; IGN bahkan nemu bug di mana AI Low bisa mati sendiri dan bikin kita balik ke checkpoint. Co-op-nya juga online-only: nggak ada couch co-op dan nggak bisa drop-in drop-out — kalau temanmu kabur duluan, kamu harus mulai ulang buat lanjut solo. Ceritanya juga tipis dan cuma empat chapter, dengan chapter tambahan yang rencananya dijual terpisah.

Grafis & audio

Secara visual, Little Nightmares III tetap kelas satu. Pencahayaan dramatis, desain karakter yang jangkung-jangkung aneh, dan dunia yang terasa hidup walau semuanya kelihatan membusuk — semuanya dieksekusi detail sampai gue sering berhenti cuma buat lihat-lihat. Sound design-nya nggak kalah: desingan angin, derit pintu, dan musik yang pelan tapi menekan, semua nempel di kepala lama setelah game ditutup.

Galeri screenshot

Low dan Alone di dunia The Nowhere

Suasana Carnavale yang penuh sirkus mengerikan

Momen stealth di salah satu chapter

Nonton gameplay-nya

Kalau mau lihat dulu gimana rasanya main sebelum beli, tonton gameplay-nya di sini — video walkthrough full game 4K tanpa komentar dari channel Shirrako, cocok buat ngintip alur, teka-teki, dan atmosfernya.

Verdict

Little Nightmares III bukan lompatan besar buat serinya, tapi tetap pengalaman horor yang layak — terutama kalau kamu punya teman buat co-op online. Buat yang belum pernah main seri ini, ini pintu masuk yang oke karena atmosfer dan seninya masih juara. Tapi buat veteran yang berharap evolusi, siap-siap agak kecewa di babak awal.

Di Playfast, per 13 Agustus 2026, kamu bisa bawa pulang game ini seharga Rp50.000 dari harga normal Rp679.830. Hitung-hitungannya: 679.830 − 50.000 = Rp629.830 yang bisa kamu hemat, atau sekitar 93% dari harga normal. Dengan harga segitu, Little Nightmares III jadi salah satu cara termurah buat ngerasain mimpi buruk garapan Supermassive — ambil di Playfast sekarang.

Little Nightmares III
GAME TERKAIT
Little Nightmares III

Rp 50.000

Main 700+ game Steam tanpa beli satu-satu

Kode Steam Guard otomatis 24/7 — bayar, login, langsung main.

© 2026 Playfast — Akses Game Steam Indonesia